Sertifikasi SMK3

Keberhasilan organisasi atau perusahaan mendukung program pemerintah dalam menyelenggarakan suatu kebijakan penerapan PP nomor 50 tahun 2012 tentang SMK3 sudah sepatutnya diberikan penghargaan berupa sertifikat SMK3 yang dikeluarkan oleh Disnakertrans, hal ini tentu berbeda dengan penerapan OHSAS yang bertumpu pada dasar penerapan Per.Menaker Nomor Per.05/MEN/1996 dan Kep.Menaker nomor.KEP-19/men/1996.

Perbedaan mendasar dari OHSAS dan SMK3 tahun 2012 adalah sertifikat K3 OSHAS diberikan oleh Badan lembaga yang menyelenggarakan proses audit dan sudah bisa mengeluarkan sertifikat K3 OSHAS yang diakui oleh negara, sedangkan sertifikat SMK3 tahun 2012 diberikan secara khusus oleh negara lewat Depnakertrans kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Sudah barang tentu bobot masing-masing sertifikat tidak sama, karena sertifikat K3 OHSAS diakui oleh negara sedangkan sertifikat SMK3 tahun 2012 diterbitkan oleh negara.
Namun tetap menjadi suatu keberhasilan dan menjadi kebanggan apabila penerapan dari sertifikat K3 OHSAS bisa disempurnakan dengan mendapatkan penghargaan Sertifikat SMK3.

Banyak keuntungan yang bisa dirasakan apabila suatu organisasi atau perusahaan bisa mendapatkan keduanya, adalah seperti contoh dibawah :
1. Organisasi atau perusahaan yang mendapatkan penghargaan sertifikat SMK3 akan meningkat Grade nya dalam hal mendukung program pemerintah.
2. Organisasi atau perusahaan yang telah menerapkan SMK3 sudah bisa dipastikan mengikuti program JAMSOSTEK untuk semua tenaga kerjanya, baik yang didalam kantor atau yang berada di proyek.
3. Organisasi atau perusahaan yang sudah meningkatkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dalam aplikasi pelaksanaan tugas menjalankan proyek didukung oleh SIA Surat Ijin Alat untuk alat-alat beratnya dan SIO Surat Ijin Operator untuk tenaga kerja yang menjalankan alat-alat beratnya.
4. Perusahaan atau organisasi yang diberikan penghargaan sertifikat SMK3 akan secara otomatis meningkat kompetensinya, karena khusus dalam hal pelaksanaan pekerjaan kontraktor jasa konstruksi kementrian Pekerjaan Umum sudah meminta syarat Sertifikat SMK3 Sesuai PP 50 tahun 2012 didalam proses tender lelang pekerjaan kontraktor jasa konstruksi .

Sertifikasi SMK3 sangat diperlukan oleh banyak perusahaan. Untuk memperoleh sertifikat Sistem Manajemen K3/  SMK3 pp 50 tahun 2012 diperlukan persiapan, persiapan ini meliputi penyiapan dokumen dan penyiapan secara fisik implementasi SMK 3 di lapangan

Perusahaan yang wajib Sertifikasi SMK3

  1. untuk perusahaan perusahaan yang sudah mempekerjakan  karyawan / Pekerja / buruh lebih dari 100 orang atau
  2. kurang dari 100 orang tetapi mempunyai potensi bahaya tinggi, maka wajib  menerapkan Sistem Manajemen K3 dengan dibuktikan oleh Sertifikat SMK3.

Lembaga Audit Sertifikasi Sisitem Manajemen K3 / SMK3

Kemenakertrans RI yang mengeluarkan Sertifikat SMK3 telah menunjuk secara resmi, beberapa Lembaga Audit Sertifikat SMK3 di Indonesia, yaitu :

  1. PT. Jatim Asspek Nusantara (JAN)
  2. PT. Surveyor Indonesia (SI)
  3. PT. Biro Klasifikasi Indonesia (BKI)
  4. PT. Alkon Indo Scaffolding (ALKON)
  5. PT. Sucofindo (SICS)
  6. PT. Jasa Sertifikasi (JASER)
  7. PT. SAI Global Indonesia (SAI)
  8. PT. Multi Sertifikasi Indonesia (MSI)

Biaya Sertifikasi SMK3

Komponen Biaya yag harus diperhitungkan dalam proses Sertifikasi SMK 3 ini adalah :

  1. Biaya Lembaga Sertifikasi SMK3
  2. Biaya Pengadaan Infrastruktur dan Prijinan dari Lembaga Terkait
  3. Biaya Pelatihan Pelatihan K3 dan Pelatihan SMK3
  4. Biaya Konsultasi
  5. Tranportasi dan Akomodasi  Auditor

Proses pengajuan sertifikasi SMK3

  1. Mengajukan  surat permohonan audit SMK3 kepada Dirjen pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan Kementerian Tenaga kerja dan Transmigrasi Rl
  2. Kemudian Surat pengajuan tersebut di beri tembusan kepada Disnaker wilayah kabupaten/kota tempat perusahaan berdomisili.
  3. Surat tersebut juga beri tembusan kepada Lembaga Audit SMK3 yang dipilih bersama, salah satu dari ke 8 (delapan) lembaga audit di atas.
  4. Lembaga Audit SMK3 segera memberikan surat jawaban jadwal pelaksanaan audit SMK3.
  5. Pelaksanaan Audit Sertifikasi SMK 3 oleh Lembaga Sertifikasi
  6. Rekomendasi kelulusan Audit Sertifikasi SMK3

Pemberian Sertifikasi Sistem Manajemen K3/ SMK3

Sertifikat SMK3 diberikan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada bulan K3 antara bulan Februari sampai bulan April secara serentak diseluruh Indonesia yang pelaksanaannya dilakukan terpusat di Jakarta.

  1. Penerbitan sertifikat dilakukan oleh Kemenakertrans Rl pada bulan K3 serentak seluruh Indonesia, dan di tandatangan oleh Menakertrans Rl, untuk masa berlaku 3 (tiga) tahun.
  2. Lembaga Audit SMK3 hanya mengeluarkan laporan hasil audit SMK3, dan memberikan rekomendasi tingkat pencapaian penerapan SMK3 perusahaan.
  3. Sertifikat Sementara atau Surat Keterangan telah meklaksanakan audit SMK3 untuk kebutuhan bisnis / tender yang dibutuhkan oleh perusahaan selama menunggu proses penerbitan Sertifikasi Asli.

Dokumentasi SMK3

  1. Perusahaan yang mengajukan Pelaksanaan Audit Sertifikat SMK3 diharuskan sudah melakukan penerapan Sistem Manajemen K3 minimal 3 bulan,  Dokumen SMK3 Meliputi :
  • Pedoman K3 (Manual SMK3),
  • Prosedur K3,
  • lnstruksi  Safety,
  • Formulir Safety

2.  Apabila  perusahaan telah menerapkan OHSAS 18001:2007 , perusahaan hanya perlu menambahkan Matrik integrasi Sistem Manajemen K3 antara OHSAS:2007 dan PP No. 50 Tahun 2012, karena pada OHSAS 18001 memiliki kesamaan hampir 80% dengan PP No. 50 Tahun 2012.

3. Menambahkan referensi PP No. 50 Tahun 2012 pada semua dokumen prosedur Pemenuhan aspek legal seperti :
– Pembentukan P2K3 yang disahkan Disnaker setempat

4. Pemeriksaan Kesehatan pegawa

5. Sertifikasi alat (SIA) & Sertifikasi Operator (SIO)

6. ldentifikasi Bahaya Penilaian & Pengendalian Risiko

7. Audit lnternal SMK3  (jika penerapan dengan 166 Kriteria)

8. Rapat Tinjauan Manajemen.

Demikian sedikit Penjelasan Mengenai SMK 3, untuk anda yang membutuhkan jasa konsultasi, Training, bisa menghubungi Kami

CALL – 0822 348 60 166 ( TSEL )